Home » , » Tutur Tinular 1997

Tutur Tinular 1997

Written By Gudang Bebas on 13.12.10 | 13.12.10



Drama kolosal asal negeri sendiri yang cukup terkenal dulu. Dibanding dengan sekarang mungkin mengalami kemunduran dalam pembuatan drama kolosal. Bukannya makin canggih malah menghancurkan budaya bangsa sendiri dengan pakaian yang dirubah dan senjata yang jadi pistol. Lihatnya aja jadi lucu gitu yang sering ditayangkan indosiar dalam FTVnya. Apalagi dengan animasi yang katrok dan aneh, menghancurkan gerakan silat yang murni. Orang bisa jadi binatang animasi raksasa...hahaha... Sebuah parodi yang lucu. Animasi memang bentuk yang modern tapi, kalau berlebihan jadi jelek dan katrok malah bagusan dulu. Seharusnya bisa seperti China dan Korea membuat kerajaannya terlihat indah dan makin bagus dalam pembuatan kolosalnya. Dimana dulu kerajaan itu begitu megah dan indah.

Sinopsis:

Berkisah tentang perseteruan kakak beradik antara Arya Kamandanu dan Arya Dwi Pangga di jaman Kerajaan Singosari hingga Majapahit. Dimana Arya Dwipangga selalu mengambil kekasih Arya
Kamandanu. Arya Dwipangga suka menulis syair dan puisi sedangkan Kamandanu suka ilmu kanuragan silat. Kekasihnya pertama Ratih dihamili Dwipangga membuat Kamandanmarah lalu pergi menenangkan diri tapi dia bertemu dengan pamannya dan diajari ilmu silat.

Selang kisah datanglah dua orang pendekar dari negri Cina Mei Shin dan Lo Shi San membawa pedang nagapuspa milik  pendekar Jawa yang pergi ke Cina. Tapi mereka malah dikejar orang gelang-gelang membuat Lo Shi San mati jatuh ke jurang. Mei Shin istri pendekar Lo pun harus sendirian mengembalikan pedang Naga Puspa itu bersama teman pendekar Lo yaitu Arya Kamandanu.

Lagi-lagi Dwipangga membuat ulah dengan memperkosa Mei Shin. Kamandanu yang mulai jatuh cinta pada Mei Shin akhirnya bersedia menjadi suaminya.

Pemain:

Anto Wijaya sebagai Arya Kamandanu
Lie Yun Juan sebagai Mei Shin
Murti Sari Dewi sebagai Sangkuni
Agus Kuncoro sebagai Raden Wijaya
Nungki Kusumastuti sebagai Nyai Jayakatwang
Piet Pagau sebagai Jayakatwang
Candy Satrio sebagai Nambi
Lam Ting sebagai Lo Shi San

Nonton online:

Balada Cinta Arya Kamandanu bag1  bag2  bag3  bag4  bag5  bag6  bag7  bag8 

Download Video :  (Untuk kelanjutan silahkan request dikomentar)
episode 1 
episode 2 
episode 3
episode 4


Nonton cuplikan

Share this article :

+ komentar + 11 komentar

28 Oktober 2011 02.47

Bener sekarang makin hancur...bagusan yg dulu

Anonim
1 Desember 2011 10.41

setujuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu
mending yang dulu aja di tayangin lagi....
aku pasti g absen buat nonton,,,,

Anonim
3 Januari 2012 11.58

pertama tayang Tutur Tinular versi 2011 aq nonton, tp untuk kedua kalinya aq ndak nonton...malu bangetttt krn ndak tambah bagus tp tambah juelekkkkk (dr segi cerita, animasi, pokok'e semuanya)kecuali para pemainnya. mending ditayangin aja yg Tutur Tinular 1997 pasti aq nonton untuk yg 2x cz aq ngefans banget ama Anton Wijaya ama Li Yun Juan and ceritanya penuh dgn pelajaran sejarah....TOPBGT

29 Februari 2012 15.29

episode selanjutnya, gmn ya...saya suka bgt ma tutur tinular 1997...

Anonim
8 Juli 2012 11.36

ingin liat tutur tinular v 97 lagi.
bikin film gni lagi dunk ttg sejarah Indonesia, mask d TV lebih bnyak drama kolosal korea sementara qt sendiri g tau ttg sejrah nusantara,,,
jangan mau kalah donk Indonesia harus go internasional dg film sejarahx kayak Tutur tinular, prabu siliwangi, jaka tingkir, srikandi dll :D

10 November 2012 10.03

Q nntn d youtube tp gk lengkap ingn liat cerita ahkir stelah kamandanu pergi ke lereng gunung arjuna bersama anak nya

Anonim
17 November 2012 19.53

kamandanu yang guanteeng dan gagah [anto wijaya]bikin ketagihan nonton drama itu lagi.facenya yang terlihat pendiam dan ramah.dengan bibir yang manis .bikin para ibu-ibu dan bapak-bapak terpesona.kapan ya ada pemain sinetron laga kayak dia ya

Anonim
20 Februari 2013 18.01

betull..film kolosal jangan dibuat kayak sinetron, lebay dan kmapungan..filim2 kolosal korea dan cina tak pernah berubah modern meski versinya berubah tahun..

23 Januari 2014 00.36

jadi bohong ya klo bangsa kita berbudaya tinggi...ternyata mereka yg ngaku pinter dan pandai pun bisa nya cuma ancurin budaya sndiri...

22 Oktober 2015 00.56

betul q suka yg th 97. settingy lbh pas, ada yg shuting di cina wktu mpu ranubhaya ditahan sm kubilai khan. koreksi penulis, murti saridewi tu bukan sengkuni, tapi Sakawuni.

Anonim
10 Desember 2016 09.26

lanjut terus sampai tamat, ,,,,

Posting Komentar

Silahkan tanggapannya

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2017. Download Series - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template